×

Berita Nasional Terbaru Pernyataan Ahok Sebelum Debat Pertama Pilpres 2019

Berita nasional menjelang pilpres 2019

Berita Nasional Terbaru Pernyataan Ahok Sebelum Debat Pertama Pilpres 2019

Berita nasional terbaru menginformasikan Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama (Ahok) menyatakan rasa syukurnya kalah di Pilkada DKI Jakarta 2017. Waktu itu, pasangan Ahok-Djarot melawan pasangan Anies-Sandi. Tidak hanya itu, Ahok bahkan merasa bersyukur telah ditahan di rumah tahanan (rutan) Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, dalam kurun waktu dua tahun terakhir. Ahok mengungkapkan dua pernyataan ini lewat surat yang ditulisnya sendiri. Surat sebanyak dua lembar ini dipublikasikan di akun sosial-media Ahok (Twitter dan Instagram) oleh timnya, beberapa jam sebelum acara debat perdana Pilpres 2019 dimulai.

 

Alasan Dibalik Rasa Syukur Ahok

Kenapa Ahok bersyukur atas kegagalannya dalam Pilkada 2017 dan penahannya di Mako Brimob?

Dalam berita nasional ini, Ahok merasa jika dirinya terpilih sebagai Gubernur Jakarta lagi dalam Pilkada 2017, maka ia hanya akan menjadi pria penguasa Balai Kota DKI Jakarta dalam waktu lima tahun. Ia khawatir, hal itu justru akan membuat dirinya makin arogan, kasar, dan menyakiti hari orang-orang.

Andai kata waktu bisa diputar, ia tetap akan memilih masuk Rutan Mako Brimob dibandingkan duduk di kursi kepala gubernur. Ia merasa penahanan dirinya di Mako Brimob selama dua tahun terakhir membuatnya belajar menguasai diri sendiri.

Dalam surat itu, Ahok juga meminta maaf kepada seluruh Ahokers, para PNS DKI, dan para hatersnya atas segala perbuatannya baik yang disengaja maupun yang tidak disengaja.

Sekeluarnya dari rutan, Ahok meminta orang-orang tak memanggilnya dengan sebutan Ahok lagi. Ia minta dipanggil Basuki Tjahja Purnama.

 

Ajakan Tidak Golput

Selain itu, dalam berita nasional, Ahok juga mengajak para Ahokers untuk menggunakan hak pilihnya dalam Pemilu dan Pilpres 2019, yang digelar serentak 17 April 2019.

Mereka harus menegakkan 4 pilar bernegara, yaitu: Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI. Penegakan 4 pilar bernegara ini bisa dicapai lewat pemilihan partai politik yang berkomitmen dan teruji pada Pancasila. Sehingga partai politik ini memiliki kursi melebihi 30 persen yang akan terbagi di DPR, DPD, dan DPRD.

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*